Renungan Senin, 28 Maret 2022

Bacaan I               : Yes. 65:17-21

Mazmur               : 30:2.4.5-6.11-12a.13b-8a.8b-9.10.11;R:8a.9a

Bacaan Injil         : Yoh. 1:26-38

Renungan

Bertobat bukan hanya berpaling dari dosa-dosa kita, tetapi juga berarti memalingkan wajah kita, tetapi juga berarti memalingkan wajah kita kepada Allah dan percaya pada perkataan-Nya, baik yang berupa perintah maupun yang berupa janji. Inilah iman yang ditunjukan oleh pegawai istana itu, yaitu percaya pada Sabda Yesus. Meskipun Yesus tidak datang ke rumahnya dan hanya bersabda, pegawai istana itu kecewa dan “percaya akan perkataan Yesus kepadanya, lalu pergi” (Yoh. 4:43-45) Ia percaya meskipun belum melihat tanda atau bukti.

Percaya pada sabda Allah mencakup juga percaya pada janji-janji yang diberikan Allah. Sering kali, relasi dengan orang lainmembuat kita kecewa dan tidak percaya jika orang lain berjanji pada kita. Maka, kita perlu belajar percaya danpasrah, kita susah mengalami kehadiran Allah dalam hidup.

Ya Allah, Engkaulah Sang Mahasetia. Hapuslah semua pengalaman pahit kami akan ketidaksetiaan yang pernah kami alami agar kami dapat sungguh percaya janji-Mu. Amin.

Sumber: Buku Ziarah Batin 2022, Obor, Jakarta